Hengki Haryadi Wakapolda Riau Dipromosikan Jadi Kapolda Papua Barat Daya

ยท

ยท

Hengki Haryadi Wakapolda Riau
promo game
ย 
ย 

Nama Brigjen Pol Dr Hengki Haryadi menjadi perhatian setelah menjalankan tugas sebagai Hengki Haryadi Wakapolda Riau sejak Januari 2026. Ia resmi menduduki posisi Wakil Kepala Kepolisian Daerah Riau pada 14 Januari 2026, menggantikan Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo. Selama bertugas di Riau, Hengki terlibat dalam sejumlah agenda kepolisian mulai dari pemberantasan narkotika, penanganan pertambangan ilegal, hingga penegakan hukum terkait kawasan Taman Nasional Tesso Nilo.

Namun, status tersebut kini sudah berubah. Pada akhir Agustus 2026, Hengki memperoleh promosi sebagai Kapolda Papua Barat Daya. Serah terima jabatan pejabat baru kemudian dilakukan pada awal September 2026. Posisi Wakapolda Riau yang ditinggalkan Hengki diisi Brigjen Pol Simson Zet Ringu, yang sebelumnya bertugas sebagai Wakapolda Gorontalo. Jadi, apabila menemukan informasi yang masih menyebut Hengki sebagai Wakapolda Riau, informasi tersebut perlu ditempatkan dalam konteks masa jabatannya pada Januari hingga sekitar akhir Agustus 2026.

Hengki Haryadi Wakapolda Riau Mulai Januari 2026

Hengki resmi menjalankan jabatan Wakapolda Riau setelah upacara serah terima jabatan di halaman Mapolda Riau pada Rabu, 14 Januari 2026. Upacara dipimpin langsung Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dan dihadiri jajaran pejabat utama Polda Riau.

Dalam pergantian tersebut, Hengki menggantikan Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo. Pejabat sebelumnya mendapatkan promosi untuk bertugas sebagai Wakapolda Kalimantan Timur. Kapolda Riau ketika itu menjelaskan rotasi merupakan bagian dari dinamika dan penyegaran organisasi Polri.

Siapa Brigjen Pol Hengki Haryadi?

Hengki Haryadi merupakan perwira tinggi Polri yang cukup dikenal publik sebelum penugasannya di Riau. Media Center Pemerintah Provinsi Riau ketika menyambut penugasannya pada Januari 2026 menggambarkan Hengki sebagai perwira dengan rekam jejak dalam pemberantasan premanisme dan kejahatan terorganisasi.

Namanya juga pernah menempati sejumlah posisi di lingkungan kepolisian sebelum menjadi Brigjen Hengki Haryadi di Polda Riau. Penempatan sebagai Wakapolda membuat Hengki mendampingi Kapolda dalam pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Provinsi Riau.

Bertugas Bersama Kapolda Herry Heryawan

Selama menjadi Wakapolda, Hengki bekerja dalam jajaran Polda Riau yang dipimpin Irjen Pol Herry Heryawan. Keduanya terlihat dalam berbagai kegiatan kepolisian, termasuk agenda internal organisasi dan penegakan hukum.

Pada Juli 2026, misalnya, Hengki hadir mendampingi Kapolda dalam serah terima sejumlah pejabat utama dan Kapolres jajaran Polda Riau. Pergantian tersebut mencakup Dirintelkam, Kabid Humas serta beberapa Kapolres.

Penanganan Narkoba Jadi Salah Satu Perhatian

Salah satu kegiatan besar selama masa jabatan Hengki adalah Operasi Antik Lancang Kuning 2026. Polda Riau dan jajaran mengungkap 435 kasus tindak pidana narkotika dan mengamankan 557 tersangka selama operasi yang berlangsung 16 April sampai 7 Mei 2026.

Hengki ketika itu menjelaskan operasi tersebut merupakan upaya penindakan dan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di Provinsi Riau. Pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80, ia juga mengajak masyarakat memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan memerangi narkoba.

Penertiban Tambang Emas Ilegal di Kuansing

Perhatian Polda Riau pada masa tersebut juga diarahkan pada aktivitas pertambangan emas tanpa izin atau PETI. Hingga April 2026, Polda Riau melaporkan telah memusnahkan 1.167 rakit PETI di 210 lokasi di Kabupaten Kuantan Singingi selama periode Januari-April.

Hengki ikut tampil bersama jajaran dalam penyampaian hasil penindakan tersebut. Penanganan PETI menjadi isu penting karena aktivitas pertambangan ilegal berkaitan dengan penegakan hukum sekaligus persoalan kerusakan lingkungan.

Penegakan Hukum di Taman Nasional Tesso Nilo

Pada Januari 2026, tidak lama setelah menjadi Wakapolda, Hengki juga tampil dalam konferensi pers mengenai penegakan hukum di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo. Polda Riau ketika itu menahan tiga tersangka terkait dugaan penguasaan lahan sekitar 270 hektare yang dijadikan kebun sawit di kawasan taman nasional.

Dalam periode yang sama, kepolisian juga menangkap dan menahan enam tersangka dalam kasus perusakan Pos Satgas Penertiban Kawasan Hutan di Tesso Nilo. Hengki turut memberikan keterangan dalam penyampaian hasil penegakan hukum tersebut.

Hengki Haryadi Hanya Sekitar Delapan Bulan di Riau

Hengki Haryadi Wakapolda Riau

Masa tugas Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi relatif singkat. Ia mulai menjabat pada pertengahan Januari, kemudian masuk dalam mutasi Polri yang diumumkan pada akhir Agustus 2026.

Dengan demikian, Hengki menjalankan tugas sebagai Wakapolda Riau sekitar delapan bulan. Pergantian tersebut bukan berarti ia keluar dari jajaran pimpinan kepolisian daerah. Sebaliknya, Hengki memperoleh promosi untuk memimpin kepolisian daerah sebagai Kapolda.

Dipromosikan Menjadi Kapolda Papua Barat Daya

Mutasi akhir Agustus membawa perubahan besar dalam karier Hengki. Ia ditunjuk sebagai Kapolda Papua Barat Daya, menggantikan Brigjen Pol Yulius Audie Sonny yang mendapatkan penugasan lain di lingkungan Polri.

Upacara serah terima jabatan kemudian dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada awal September 2026. Informasi Polri mengenai sertijab tersebut secara eksplisit menyebut Brigjen Pol Dr Hengki Haryadi sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Riau.

Wakapolda Riau Digantikan Simson Zet Ringu

Kepergian Hengki membuat posisi orang nomor dua di Polda Riau ikut berubah. Brigjen Pol Simson Zet Ringu ditunjuk menggantikannya. Sebelum mendapatkan penugasan tersebut, Simson menjabat sebagai Wakapolda Gorontalo.

Pergantian ini menjadi bagian dari rotasi lebih luas di tubuh Polri. Selain posisi Wakapolda Riau, sejumlah jabatan pejabat utama dan Kapolres di wilayah Riau juga mengalami perubahan pada periode tersebut.

Status Hengki Haryadi pada September 2026

Perubahan jabatan menjadi informasi penting karena pencarian mengenai Hengki masih banyak dikaitkan dengan posisi Wakapolda Riau. Berdasarkan informasi terbaru yang tersedia hingga September 2026, Hengki Haryadi bukan lagi Wakapolda Riau.

Jabatan terbarunya adalah Kapolda Papua Barat Daya. Sementara penyebutan “Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi” tetap benar apabila konteks beritanya berada dalam rentang Januari hingga sebelum pergantian jabatan pada akhir Agustus atau awal September 2026.

Rekam Kegiatan Hengki Selama Bertugas di Riau

Selain agenda penegakan hukum, Hengki terlibat dalam berbagai kegiatan institusi. Pada Juni 2026, misalnya, ia bersama jajaran melepas ribuan peserta Road to Riau Bhayangkara Run di Mapolda Riau, Pekanbaru. Kegiatan tersebut menjadi rangkaian menuju Riau Bhayangkara Run dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Beberapa pekan kemudian, pada peringatan Hari Bhayangkara, Hengki menyampaikan pentingnya kolaborasi kepolisian dengan masyarakat. Ia menyebut tantangan keamanan semakin kompleks sehingga dukungan dan partisipasi masyarakat dibutuhkan dalam menjaga keamanan serta ketertiban.

Hengki Haryadi Wakapolda Riau merujuk pada jabatan yang diemban Brigjen Pol Dr Hengki Haryadi sejak 14 Januari 2026. Ia menggantikan Brigjen Adrianto Jossy Kusumo dan mendampingi Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. Selama bertugas, Hengki terlibat dalam berbagai agenda Polda Riau, termasuk pemberantasan narkoba, penindakan pertambangan ilegal, serta penegakan hukum di Taman Nasional Tesso Nilo.

Akan tetapi, jabatan tersebut bukan lagi posisi Hengki saat ini. Mutasi Polri akhir Agustus 2026 membawanya mendapat promosi menjadi Kapolda Papua Barat Daya dan serah terima jabatan berlangsung pada awal September. Posisi Wakapolda Riau kemudian beralih kepada Brigjen Pol Simson Zet Ringu.

FAQ

Apakah Hengki Haryadi masih menjabat Wakapolda Riau?
Tidak. Berdasarkan perkembangan terbaru September 2026, Hengki telah dipromosikan menjadi Kapolda Papua Barat Daya.

Kapan Hengki Haryadi mulai menjabat Wakapolda Riau?
Hengki resmi menjalani serah terima jabatan sebagai Wakapolda Riau pada 14 Januari 2026 di Mapolda Riau.

Siapa yang digantikan Hengki saat menjadi Wakapolda Riau?
Ia menggantikan Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo yang mendapatkan promosi menjadi Wakapolda Kalimantan Timur.

Siapa pengganti Hengki Haryadi sebagai Wakapolda Riau?
Posisi tersebut kemudian diisi Brigjen Pol Simson Zet Ringu, yang sebelumnya menjabat Wakapolda Gorontalo.

Apa jabatan Hengki Haryadi sekarang?
Per September 2026, jabatan Hengki Haryadi adalah Kapolda Papua Barat Daya setelah menjalani serah terima jabatan pada awal September 2026..



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Prediksi Skor