Profil Letjen TNI Iwan Setiawan dari Penakluk Everest hingga Pangkostrad

ยท

ยท

Profil Letjen Tni Iwan Setiawan
promo game
ย 
ย 

Nama Profil Letjen TNI Iwan Setiawan menjadi perhatian setelah perwira tinggi TNI Angkatan Darat tersebut dipercaya mengisi posisi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat atau Pangkostrad. Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak pada Rabu, 7 Oktober 2026 membenarkan bahwa Iwan Setiawan akan mengisi posisi tersebut. Sebelum mendapat kepercayaan baru ini, Iwan menjabat sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri atau Danpussenif TNI AD.

Perjalanan karier Iwan Setiawan cukup panjang dan banyak berkaitan dengan satuan infanteri serta Komando Pasukan Khusus. Lulusan Akademi Militer 1992 tersebut pernah menjadi Danjen Kopassus hingga Pangdam XII/Tanjungpura. Salah satu bagian menarik dari perjalanan militernya terjadi ketika ia tergabung dalam ekspedisi yang berhasil mencapai puncak Gunung Everest. Pengalaman operasi, pendidikan, komando satuan khusus hingga teritorial kemudian mengantarkannya menyandang pangkat Letnan Jenderal.

Profil Letjen TNI Iwan Setiawan dan Kehidupan Pribadi

Letjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M. lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 15 Februari 1968. Ia merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1992 dan berasal dari kecabangan Infanteri.

Dalam kehidupan keluarga, Iwan diketahui menikah dengan Betty Siti Supartini. Perjalanan militernya sebagian besar berkembang melalui penugasan di lingkungan infanteri, Kopassus, pendidikan militer dan komando kewilayahan.

Latar belakang tersebut membuat pengalaman Iwan tidak terbatas pada satu jenis penugasan. Ia pernah berada di satuan pasukan khusus sekaligus mengemban jabatan teritorial pada sejumlah wilayah di Indonesia.

Lulusan Akmil 1992 dan Berkarier di Kopassus

Setelah menyelesaikan pendidikan Akademi Militer pada 1992, Iwan Setiawan memulai pengabdian sebagai perwira Infanteri. Ia kemudian bergabung dengan lingkungan Komando Pasukan Khusus.

Kariernya berkembang dari tingkat satuan lapangan. Iwan pernah menduduki jabatan komandan unit, komandan tim hingga Komandan Kompi Batalyon 13 Grup 1 Kopassus. Pada periode berikutnya, ia juga tercatat pernah menjadi Komandan Batalyon 22 Grup 2 Kopassus.

Pengalaman panjang di Korps Baret Merah kemudian menjadi salah satu bagian penting dalam riwayat karier Letjen TNI Iwan Setiawan.

Iwan Setiawan Menjadi Penakluk Gunung Everest

Salah satu pencapaian yang membuat nama Iwan dikenal luas terjadi pada 1997. Lima tahun setelah lulus Akmil, ia terpilih menjadi bagian dari Tim Ekspedisi Everest.

Ekspedisi tersebut berlangsung ketika Prabowo Subianto menjabat sebagai Komandan Jenderal Kopassus. Iwan menjadi salah satu prajurit Indonesia yang berhasil mencapai puncak Gunung Everest.

Keberhasilan tersebut mempunyai arti tersendiri dalam perjalanan kariernya. Mendaki gunung tertinggi di dunia membutuhkan kesiapan fisik, mental, disiplin serta kemampuan bekerja dalam tim menghadapi lingkungan ekstrem.

Pengalaman Everest kemudian kerap menjadi bagian yang disebut ketika membahas perjalanan hidup perwira yang juga dikenal dengan yel-yel khasnya, “Pam Pam Pam”.

Dari Danpusdikpassus hingga Danrem

Setelah menjalani berbagai penugasan di Kopassus, karier Iwan terus berkembang. Pada 2010โ€“2011, ia pernah menjabat sebagai Wakil Komandan Grup 2/Parako Kopassus dan kemudian Wakil Komandan Pusat Pendidikan Pasukan Khusus pada 2011โ€“2012.

Pada 2012, Iwan mendapat kepercayaan menjadi Komandan Brigade Infanteri 22/Ota Manasa. Setahun kemudian, ia menjabat Asisten Operasi Kasdam IV/Diponegoro pada periode 2013โ€“2014.

Ia kembali ke lingkungan pendidikan pasukan khusus sebagai Danpusdikpassus pada 2014โ€“2015. Setelah itu, Iwan dipercaya menjadi Danrindam Jaya pada 2015โ€“2016 sebelum melanjutkan tugas sebagai Danrem 052/Wijayakrama.

Bertugas di Papua hingga Menjadi Danjen Kopassus

Profil Letjen Tni Iwan Setiawan

Perjalanan karier berikutnya membawa Iwan ke Papua. Pada 2020, ketika sudah berpangkat Brigadir Jenderal, ia dipercaya menjadi Danrem 173/Praja Vira Braja di Biak.

Setelah penugasan tersebut, Iwan menjabat Waaslat Kasad Bidang Kerja Sama Militer pada 2021. Kariernya kemudian memasuki salah satu fase penting ketika dipercaya memimpin satuan yang menjadi bagian besar perjalanan militernya.

Pada 2022, Iwan Setiawan dipercaya menjadi Komandan Jenderal Kopassus. Jabatan Danjen Kopassus sekaligus menandai kembalinya Iwan sebagai pemimpin tertinggi Korps Baret Merah setelah sebelumnya meniti karier dari tingkat satuan di lingkungan tersebut.

Menjadi Pangdam XII Tanjungpura

Setelah menyelesaikan tugas sebagai Danjen Kopassus, Iwan mendapatkan kepercayaan baru sebagai Pangdam XII/Tanjungpura pada 2023. Posisi tersebut membuat ruang lingkup kepemimpinannya semakin luas karena berhubungan dengan pembinaan teritorial dan satuan di wilayah.

Ia menjalankan jabatan Pangdam XII/Tanjungpura hingga penghujung 2024. Pada 30 Desember 2024, jabatan tersebut kemudian diserahterimakan kepada Mayjen TNI Jamallulael.

Setelah meninggalkan Kodam XII/Tanjungpura, perjalanan karier Iwan berlanjut menuju jabatan strategis lain di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Naik Pangkat Letjen dan Menjadi Danpussenif

Iwan kemudian dipercaya sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri atau Danpussenif TNI AD. Serah terima jabatan dari Letjen TNI Teguh Muji Angkasa kepada Iwan berlangsung pada Januari 2025.

Bersamaan dengan perkembangan tersebut, Iwan mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Letnan Jenderal TNI. Sebagai Danpussenif, ia berada pada posisi strategis yang berkaitan dengan pembinaan kecabangan Infanteri TNI Angkatan Darat.

Hingga sebelum kabar penunjukan sebagai Pangkostrad muncul pada Oktober 2026, situs resmi TNI AD masih mencantumkan Letjen TNI Iwan Setiawan sebagai Danpussenif.

Iwan Setiawan Dipercaya Menjadi Pangkostrad

Perkembangan terbaru terjadi pada 7 Oktober 2026. KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak membenarkan bahwa Letjen TNI Iwan Setiawan akan mengisi jabatan Pangkostrad, menggantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar.

Menurut keterangan KSAD, surat mengenai pergantian tersebut diterima pada 6 Oktober 2026. Pergantian Pangkostrad dilakukan bersamaan dengan rotasi sejumlah Pangdam dan disebut sebagai bagian dari dinamika organisasi TNI AD.

Karena informasi ini masih merupakan perkembangan terbaru pada saat artikel dibuat, perlu dibedakan antara pengumuman penunjukan dan prosesi serah terima jabatan. Iwan telah dikonfirmasi akan menjadi Pangkostrad, sementara pembaruan administrasi pada halaman pejabat resmi TNI AD dapat mengikuti proses pergantian jabatan.

Jejak Karier Iwan Setiawan

Jika melihat perjalanan kariernya, Iwan mempunyai kombinasi pengalaman satuan khusus, pendidikan, operasi dan teritorial. Ia mengawali karier dari Infanteri dan Kopassus, menjalani berbagai posisi komando, bertugas di Papua, memimpin Kopassus, menjadi Pangdam, kemudian Danpussenif.

Pengalaman tersebut berlanjut dengan kepercayaan untuk memimpin Kostrad. Posisi Pangkostrad merupakan salah satu jabatan strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat karena Kostrad menjadi bagian penting dari kekuatan operasional TNI AD.

Perjalanan dari perwira muda Akmil 1992 hingga menyandang tiga bintang menunjukkan rentang penugasan Iwan yang berlangsung lebih dari tiga dekade.

Profil Letjen TNI Iwan Setiawan memperlihatkan perjalanan seorang perwira Infanteri yang meniti karier dari lingkungan Kopassus hingga dipercaya menduduki berbagai posisi strategis TNI AD. Lahir di Bandung pada 15 Februari 1968 dan merupakan lulusan Akmil 1992, Iwan pernah menjadi bagian Tim Ekspedisi Everest, Danpusdikpassus, Danrem 173/PVB, Danjen Kopassus, Pangdam XII/Tanjungpura hingga Danpussenif.

Pada 7 Oktober 2026, KSAD mengonfirmasi bahwa Letjen TNI Iwan Setiawan akan dipercaya menjadi Pangkostrad menggantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar. Penunjukan tersebut menjadi babak berikutnya dalam perjalanan karier militernya setelah lebih dari tiga dekade mengabdi di TNI Angkatan Darat.

FAQ

Siapa Letjen TNI Iwan Setiawan?
Iwan Setiawan merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer 1992 yang berkarier di kecabangan Infanteri dan pernah menduduki sejumlah jabatan strategis.

Kapan Iwan Setiawan lahir?
Iwan Setiawan lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 15 Februari 1968.

Iwan Setiawan lulusan Akmil tahun berapa?
Ia merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1992.

Apakah Iwan Setiawan pernah menjadi Danjen Kopassus?
Ya. Iwan pernah dipercaya menjabat sebagai Komandan Jenderal Kopassus pada 2022 hingga 2023.

Apakah Iwan Setiawan pernah mendaki Everest?
Ya. Iwan menjadi bagian Tim Ekspedisi Everest dan termasuk prajurit Indonesia yang berhasil mencapai puncak Gunung Everest.

Apa jabatan Iwan Setiawan sebelum menjadi Pangkostrad?
Sebelum penunjukan terbaru sebagai Pangkostrad, Iwan menjabat sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri TNI AD.

Apakah Iwan Setiawan sudah menjadi Pangkostrad?
Pada 7 Oktober 2026, KSAD telah mengonfirmasi bahwa Letjen TNI Iwan Setiawan akan mengisi jabatan Pangkostrad. Informasi tersebut merupakan perkembangan terbaru, sehingga perlu dibedakan dari pelaksanaan serah terima jabatan secara resmi.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Prediksi Skor