Pelantikan pejabat Provinsi Lampung 2026 menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat organisasi birokrasi, meningkatkan kinerja aparatur sipil negara (ASN), serta memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sepanjang tahun ini, Pemerintah Provinsi Lampung telah menggelar sejumlah pelantikan yang mencakup pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, hingga pejabat fungsional. Pelantikan tersebut dilaksanakan melalui keputusan resmi dan menjadi bagian dari penataan organisasi agar pelaksanaan program pembangunan daerah berjalan lebih efektif.
Sejumlah agenda pelantikan berlangsung pada Februari, Maret, Mei, Juli, September, dan Oktober 2026. Dalam beberapa kesempatan, pelantikan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan atau Wakil Gubernur Jihan Nurlela yang mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Nama-nama pejabat yang dilantik mencakup pimpinan perangkat daerah, pejabat administrator, serta tenaga profesional di bidang kesehatan. Informasi ini penting bagi masyarakat yang ingin mengetahui perkembangan mutasi ASN dan susunan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Pelantikan Pejabat Pemprov Lampung Oktober 2026
Pada 9 Oktober 2026, Pemerintah Provinsi Lampung melantik satu pejabat pimpinan tinggi pratama dan dua pejabat fungsional. Pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Bandar Lampung, dan dipimpin Sekdaprov Marindo Kurniawan yang mewakili Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.
Pejabat yang dilantik dalam agenda tersebut adalah:
- Imam Ghozali, sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Provinsi Lampung.
- Wulan Suci Mokobombang, sebagai Psikolog Klinis Ahli Pertama pada Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung.
- Jefri Sofian Leksana, sebagai Dokter Ahli Pertama pada Rumah Sakit Umum Daerah Bandar Negara Husada Provinsi Lampung.
Pelantikan ini menekankan pentingnya penguatan pembangunan manusia, termasuk melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan dukungan kebijakan sosial. Penempatan pejabat sesuai kompetensi diharapkan membantu perangkat daerah menjalankan tugas dengan lebih terarah.
Sebelumnya, pada 6 Oktober 2026, Pemprov Lampung juga melaksanakan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama. Pemerintah daerah menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan integritas, inovasi, dan orientasi pelayanan publik.
Daftar Pelantikan Pejabat Lampung pada September 2026
September menjadi salah satu periode penting dalam penataan aparatur di lingkungan Pemprov Lampung. Pada 1 September 2026, Wakil Gubernur Jihan Nurlela melantik pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator. Agenda tersebut merupakan bagian dari pemantapan kelembagaan dan peningkatan kinerja aparatur dalam mendukung program pembangunan daerah.
Kemudian, pada 3 September 2026, Sekdaprov Marindo Kurniawan melantik 58 pejabat administrator dan 53 pejabat pengawas. Pelantikan berlangsung di Balai Keratun lantai III, kompleks Kantor Pemerintah Provinsi Lampung.
Pelantikan tersebut didasarkan pada keputusan gubernur mengenai pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian PNS dalam jabatan administrator dan jabatan pengawas. Pemerintah daerah menekankan pentingnya kompetensi, integritas, serta respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat.
Pada tingkat administrator dan pengawas, penataan jabatan berpengaruh langsung terhadap pelaksanaan pekerjaan di perangkat daerah. Pejabat pada tingkatan ini berperan mengoordinasikan kegiatan, memastikan kebijakan diterapkan sesuai ketentuan, dan menjaga agar pelayanan publik berlangsung secara efektif.
Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama pada Mei 2026
Pada 4 Mei 2026, Pemprov Lampung melantik dan mengambil sumpah jabatan enam pejabat pimpinan tinggi pratama. Pelantikan dipimpin oleh Sekdaprov Marindo Kurniawan yang mewakili gubernur.
Dalam agenda tersebut, pemerintah menetapkan rotasi pejabat eselon II berdasarkan keputusan gubernur tentang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian PNS. Salah satu nama yang diumumkan adalah Bani Ispriyanto, yang ditetapkan sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung.
Rotasi pejabat pimpinan tinggi pratama merupakan bagian dari pengelolaan organisasi pemerintahan. Pejabat pada tingkat ini bertanggung jawab mengarahkan program strategis perangkat daerah, mengelola sumber daya, serta memastikan kebijakan pemerintah diterjemahkan menjadi kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya birokrasi yang adaptif. Artinya, pejabat tidak cukup hanya menjalankan administrasi rutin, tetapi perlu mampu menyelesaikan persoalan, berkoordinasi lintas instansi, dan mengembangkan inovasi yang sesuai kebutuhan masyarakat.
Pelantikan Pejabat Lampung pada Februari 2026

Pada 24 Februari 2026, Sekdaprov Marindo Kurniawan melantik pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung. Pelantikan tersebut menjadi salah satu agenda awal penataan organisasi pemerintahan provinsi pada tahun ini.
Salah satu pejabat yang dilantik adalah Mohammad Zimi Skil, yang ditetapkan sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung. Penetapan tersebut tercantum dalam keputusan gubernur terkait pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian PNS dalam jabatan pimpinan tinggi pratama.
Penataan organisasi perangkat daerah diperlukan untuk menjaga kesinambungan program pemerintah. Dengan penempatan pejabat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi, pemerintah berharap perencanaan program, pengawasan pelaksanaan kegiatan, dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik.
Tujuan Mutasi dan Pelantikan Pejabat Provinsi Lampung
Pelantikan pejabat tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Proses ini berkaitan dengan kebutuhan organisasi, pembinaan karier ASN, dan upaya memperkuat kualitas pelayanan publik. Penempatan pejabat juga perlu mempertimbangkan kompetensi, pengalaman, integritas, serta kebutuhan pada masing-masing perangkat daerah.
Ada beberapa tujuan utama yang biasanya menjadi dasar penataan jabatan di lingkungan pemerintah daerah:
- Memperkuat kinerja organisasi: memastikan perangkat daerah memiliki pemimpin dan aparatur yang sesuai dengan kebutuhan tugas.
- Meningkatkan pelayanan publik: mendorong proses pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan responsif.
- Mendukung program pembangunan: memastikan program prioritas pemerintah dapat dilaksanakan melalui koordinasi yang baik.
- Mendorong integritas ASN: menegaskan tanggung jawab pejabat dalam menjalankan tugas sesuai peraturan dan kepentingan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, setiap keputusan pengangkatan dan pemindahan pejabat harus mengikuti ketentuan kepegawaian yang berlaku. Informasi mengenai jabatan baru juga perlu merujuk pada keputusan resmi agar masyarakat memperoleh data yang akurat.
Cara Memantau Informasi Pelantikan Pejabat Terbaru
Masyarakat yang ingin mengikuti perkembangan pelantikan pejabat di Provinsi Lampung dapat memeriksa pengumuman dan berita pada situs resmi Pemerintah Provinsi Lampung, portal PPID, serta situs perangkat daerah terkait.
Untuk memastikan informasi yang ditemukan benar, lakukan beberapa langkah berikut:
- Periksa tanggal publikasi berita dan tanggal pelaksanaan pelantikan.
- Pastikan nama pejabat serta jabatan barunya tercantum dalam pengumuman resmi.
- Periksa nomor keputusan gubernur atau dokumen pengangkatan jika tersedia.
- Bedakan pelantikan yang telah berlangsung dari rencana mutasi atau kabar yang belum dikonfirmasi.
Langkah tersebut membantu pembaca menghindari informasi yang sudah tidak berlaku atau kabar yang masih berupa spekulasi. Hal ini juga penting karena pelantikan pejabat dapat berlangsung beberapa kali dalam setahun, dengan daftar nama dan jabatan yang berbeda.
Pelantikan pejabat Provinsi Lampung 2026 mencakup berbagai tingkatan jabatan, mulai dari pimpinan tinggi pratama hingga administrator, pengawas, dan pejabat fungsional. Beberapa agenda penting berlangsung pada Februari, Mei, September, dan Oktober 2026. Nama yang diumumkan dalam sejumlah pelantikan antara lain Mohammad Zimi Skil, Bani Ispriyanto, Imam Ghozali, Wulan Suci Mokobombang, dan Jefri Sofian Leksana.
Penataan jabatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Untuk mengetahui daftar lengkap pejabat yang dilantik pada setiap agenda, masyarakat sebaiknya merujuk pada pengumuman resmi Pemprov Lampung beserta keputusan pengangkatan yang menyertainya.
FAQ
Siapa Gubernur Lampung pada 2026?
Gubernur Lampung pada 2026 adalah Rahmat Mirzani Djausal.
Siapa pejabat yang dilantik pada 9 Oktober 2026?
Imam Ghozali dilantik sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia. Wulan Suci Mokobombang dan Jefri Sofian Leksana juga dilantik pada jabatan fungsional di bidang kesehatan.
Berapa pejabat administrator dan pengawas yang dilantik pada September 2026?
Pada 3 September 2026, sebanyak 58 pejabat administrator dan 53 pejabat pengawas dilantik di lingkungan Pemprov Lampung.
Siapa Mohammad Zimi Skil?
Mohammad Zimi Skil ditetapkan sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung dalam pelantikan pada Februari 2026.
Di mana informasi resmi pelantikan pejabat Lampung dapat ditemukan?
Informasi dapat diperiksa melalui situs resmi Pemerintah Provinsi Lampung, portal PPID Provinsi Lampung, dan situs perangkat daerah terkait.


Leave a Reply